Semua Ada Hikmahnya|Berfikir Positif|Biarkan Dia Yang Capek|Tersenyum

Semua Ada Hikmahnya|Berfikir Positif|Biarkan Dia Yang Capek|Tersenyum – Setiap diri kita tidak pernah luput dari masalah, besar atau kecilnya masalah yang kita hadapi, tergantung dari kita bagaimana cara untuk menghadapinya. Masalah yang kecil akan menjadi besar, jika kita memperlakukannya menjadi sesuatu yang besar. Begipula sebuah masalah besar akan terasa kecil atau ringan jika kita menghadapinya dengan santai dan sabar.

z.20. surat al baqarah 155-157

Ketika datang suatu peristiwa yang mengenakan bagimu, janganlah berkeluh kesah atau buru-buru mencari pembenaran. Alangkah baiknya jika kita segera melakukan intropeksi diri kita sendiri, apa yang telah kita lakukan selama ini, Apakah mungkin ada hak-hak orang lain yang telah kita rampas!. Periksa ibadah kita, Apakah sudah benar ibadah yang kita lakukan?, Apakah kita tidak melakukan dosa ?.

Semua itu hanya diri kita yang dapat menjawabnya. Kebanyakan dari kita, termasuk diri sendiri, terkadang cepat-cepat mencari penyebab masalah itu dengan menyalahkan orang lain, menyalahkan kondisi yang sedang berlangsung di sekitar kita. Bukan dengan mencari penyebab masalah dari diri kita sendiri.

Tulisan ini sengaja saya buat hanya semata-mata untuk mengingatkan diri sendiri. Untuk tidak selalu menyalahkan kondisi yang terjadi dengan menimpakan masalah ini kepada orang lain. Seperti yang di sebutkan dalam surat Al- Baqarah ayat 155-157, sesungguhnya setiap manusia akan diberikan cobaan berupa sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta dll.

Tugas dari setiap individu, sebagai umat muslim, adalah dengan menerima dengan ikhlas bahwa semua yang terjadi semata-mata atas kehendak dan ijin Allah Subhana Wata ‘ala. Kalau Allah sudah menentukan akan terjadi, tidak ada yang akan mampu untuk menolaknya.

Z.21. Islam Kafah

Kita harus menyakini bahwasanya Allah tidak akan menguji seorang hambanya, kecuali sesuai dengan kemampuannya. Mungkin ini sebagai pengingat bagi kita, jikalau Allah itu rindu dengan kita, rindu kemana kita selama ini. Kita jarang berjamaah di mesjid, tidak pernah mengikuti kajian-kajian ilmu Islami, Berkumpul bersama orang-orang yang mencari ilmu Islam.

Kita terlalu memudahkan sesuatu, termasuk ibadah. Dalam keseharian saya menyadari kalau ibadah yang dilakukan masih jauh dari kata sempurna, hati yang masih kadangkala diliputi amarah dan dendam. Saya masih terus belajar, terus memperbaiki diri. Berharap menjadi pribadi yang benar-benar istiqomah menjalankan semua yang ditetapka Allah. Aamiin

 

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!